Site Overlay

FAQ

  • Apakah universitas di Belanda menyediakan beasiswa?

Untuk beasiswa, biasanya tergantung kampus, tidak semua jurusan menyediakan beasiswa untuk murid-murid internasional. Pemerintah Indonesia sendiri menyediakan beberapa beasiswa untuk jurusan dan universitas tertentu, bisa cek di Nuffic Neso (https://www.nesoindonesia.or.id/beasiswa)

  • Apa yang biasanya dilakukan murid-murid Indonesia untuk menutup biaya?

Pekerjaan paling umum untuk murid-murid Indonesia biasanya adalah untuk bekerja di restoran. Kalau mempunyai kemampuan yang lain juga bisa bekerja sebagai freelancer

  • Berapa biaya hidup di Amsterdam?

Untuk uang sewa, biasanya sekitar 400-800 euro per bulan. Biaya sewa biasanya lebih murah kalau didapatkan dari student housing. Untuk biaya sehari-hari, berkisar sekitar 300-800 euro per bulan tergantung gaya hidup.

  • Tempat tinggal biasanya dapat dari mana?

Untuk tahun pertama, akan dikasih pilihan oleh kampus untuk mendapatkan student housing. Selain itu, bisa dicari secara independen (lewat Facebook, Kamernet, dll)

  • Kualifikasi buat masuk kuliahnya apa aja? (Apaakah bisa masuk dengan UN?)

Tergantung universitasnya masing-masing (bisa di cek di website fakultasnya). Untuk UN juga berbeda-beda, ada program yang bisa menerima ijazah UN, dan ada juga yang harus foundation year terlebih dahulu.

  • Daftar universitas di Belanda lewat mana?

Untuk mendaftar di universitas Belanda, lewat website Studielink dan ikuti prosedurnya.

  • Kapan saja liburan di Belanda?

Bisa berbeda-beda tergantung kampus dan jurusan, tapi biasanya di bulan Desember (winter break) dan Juni/Juli (summer break)

  • Bagaimana proses visanya?

Jika sudah diterima di salah satu kampus, visa akan diurus oleh IND. Proses ini bisa berlangsung sekitar 2-4 minggu. Kalau sudah siap diambil, dapat diambil di Kedutaan Besar Belanda.

  • Bagaimana system kuliah di Belanda?

Berbeda-beda tergantung jurusan, tetapi biasanya dibagi menjadi 6 blok (1-2 bulan per blok), dan 1 blok dapat mencakup antara 1-2 mata pelajaran.

  • Bagaimana perubahan dan culture shock di Amsterdam?

Perubahan terbesar biasanya adalah hidup sendiri dan tidak diawasi pendamping, jadi harus mandiri dan lebih bertanggung jawab. Cuaca di Belanda juga lebih dingin daripada di Indonesia dan berpergian biasanya menggunakan sepeda/ public transport.

  • Bagaimana penduduk-penduduk lokal di Amsterdam?

Amsterdam adalah salah satu kota paling internasional di dunia. Hampir semua penduduk disini dapat berkomunikasi dengan Bahasa Inggris yang baik. Mereka pun biasanya sangat ramah terhadap penduduk asing yang ada.